Top News


Sabtu, (3/2) Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) bekerjasama dengan Yayasan Luthful Ulum Pasucen menyelenggarakan Sarasehan yang bertema "Ayo....Hidup Sehat"di RA LUTHFUL ULUM. Hadir dalam sarasehan tersebut para wali murid RA, Kepala Sekolah, Ketua Yayasan, Pendidik dan anak didik RA, serta siswa-siswi kelas XII MA Luthful Ulum.

Kamis (25/1) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) IPMAFA Semester V mengadakan kunjungan ke Lembaga Pendidikan Usia Dini Nasima Semarang. Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan KKL (Kuliah Kerja Lapangan) 1 yang harus dijalani oleh mahasiswa di semester ini. 


Diakui atau tidak, keberadaan cerita-cerita anak bernuansa agama saat ini masih sangat kurang "populer" di kalangan masyarakat luas. Padahal banyak sekali cerita-cerita bagus bagi anak yang bernafaskan islami serta memiliki nilai-nilai pembelajaran yang penting bagi pembentukan karakter nya kelak. Misalkan cerita tentang kisah-kisah Nabi, kisah-kisah pahlawan Islam masa lalu, kisah tokoh-tokoh Islam Indonesia dan lainnya. Justru yang banyak beredar di masyarakat ialah kisah-kisah khayalan, fiksi tak jelas, yang terkadang membingungkan dan tak banyak memberikan nilai-nilai pembelajaran untuk membentuk karakter bagi anak.
 "Orangtua merupakan sosok yang paling berpengaruh terhadap perkembangan anak. Orangtua yang cerdas akan menghasilkan generasi yang cerdas, namun begitu juga sebaliknya. Ketika orangtua mencontohkan hal-hal buruk kepada anak, maka anak pun akan mengikutinya. Contoh ketika orangtua bilang ke anak jika TV yang ada di rumah itu rusak, namun ketika mau dijual ke orang lain, orangtua bilang ke pembeli jika TV itu bagus dan si anak menyaksikan hal itu, maka kelak si anak akan tumbuh menjadi seorang yang peragu. Begitu pula ketika ayah dan ibu tidak kompak dalam memutuskan suatu hal untuk anak, maka anak akan mengecap salah satu dari mereka jahat dan salah satunya lagi baik. Begitulah nanti perkembangan anak jika tidak memperhatikan pengasuhannya yang baik" ungkap Ahmadi, S.Pd, MM Kabid PPTK Dinas Pendidikan Kabupaten Pati yang didaulat sebagai narasumber dalam kegiatan Parenting tentang Pentingnya Pola Asuh Orangtua dalam Perkembangan Anak yang diadakan oleh Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) IPMAFA bekerjasama dengan Teater Madrasah MMH Desa Sokopuluhan Kecamatan Pucakwangi Pada Jum'at (19/1). 

Senin (25/12) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) IPMAFA menyelenggarakan kegiatan "Parenting", yang bekerjasama dengan pengelola Kelompok Bermain (KB) Pelita Pertiwi Desa Kajar - Kecamatan Trangkil - Kabupaten Pati Jawa Tengah. Tema yang dipilih ialah tentang "Cara Positif Orang Tua Dalam Mendidik Anak Usia Dini" yang dipandu oleh narasumber Ibu Malihatin, S.Pd seorang pakar PAUD yang dimiliki oleh HIMPAUDI (Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) Kabupaten Pati. 

Sabtu (23/12), Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) IPMAFA semester lima mengadakan praktek bermain peran yang merupakan rangkaian kegiatan pembelajaran mata kuliah penulisan naskah dan pementasan. Mata kuliah penulisan naskah dan pementasan menurut Sumiyati, M.Pd. I merupakan mata kuliah keterampilan khusus yang harus dijalani oleh setiap mahasiswa yang memilih jurusan PIAUD sebagai tambahan bekal pengetahuan jika nanti mereka akan berkarir di dunia pendidikan anak usia dini. Dunia anak termasuk dunia imajinatif dan menyenangkan. Jadi seorang guru PAUD harus bisa belajar tentang hal itu. Inilah yang mendasari kenapa Prodi PIAUD memberikan porsi khusus selama satu semester kepada mahasiswa untuk mendalamai segala hal mengenai dunia naskah dan pementasan. Tutur ketua program studi PIAUD IPMAFA ini.



ASI memberi semua energi dan zat gizi (nutrisi) yang dibutuhkan bayi utamanya selama 6 bulan pertama hidupnya. Pemberian ASI eksklusif mengurangi tingkat kematian bayi yang disebabkan berbagai penyakit yang umum menimpa anak-anak seperti diare dan radang paru, serta mempercepat pemulihan bila sakit dan membantu menjarangkan kelahiran” ungkap Dokter Gintar Isnu Wardoyo mengawali kegiatan Seminar Pendidikan dan Kesehatan tentang Tata Laksana ASI Bagi Ibu Yang Seharian Bekerja pada Rabu (20/12) di Aula Lantai 2 Kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati.
Foto bersama mahasiswa setelah acara
Indonesia dikenal sebagai Negara yang kaya bukan hanya dalam hal kekayaan alamnya, tapi juga budaya. Salah satunya ialah tari-tarian yang hampir seluruh daerah mempunyainya. Namun ironisnya, saat ini tak banyak generasi muda yang peduli dan menjaga budaya negaranya sendiri. Justru kecenderungan mengikuti budaya asing misalnya K-Pop, Rock, dan seterusnya menjadi trend anak muda zaman sekarang.