Program Studi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (PGRA) Sekolah Tinggi Agama Islam  Mathali’ul Falah (STAIMAFA) selalu mengembangkan wawasan dan pengetahuan mahasiswanya. Kali ini dengan melakukan kunjungan studi banding di TK Negeri 2 Yogyakarta, Senin (19/1/2015). Sebanyak 100 mahasiswa Semester III Pati mengikuti kunjungan tersebut. Sebelumnya, kunjungan dilakukan ke SLB Pembina, Yogyakarta. 
Kordinator studi banding yang sekaligus dosen senior dalam pendidikan PAUD, Sumiyati S.Pd., M.Pd., menjelaskan dalam sambutannya bahwa Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (PGRA) legalistasnya berada dibawah pembinaaan Kementrian Agama (Kemenag). Namun pada prinsipnya muatan keilmuan dan kompetensi yang diberikan pada mahasiswa tidak berbeda dengan Prodi PGPAUD Perguruan Tinggi dibawah Kemendiknas. “Secara kompetensi kita juga melayani di semua lini Pendidikan Anak Usia Dini, baik TPA, Kelompok Bermain, TK maupun Satuan PAUD Sejenis (SPS),” jelas Sumiyati.
Lebih lanjut Sumiyati menyampaikan bahwa PGRA relatif baru dalam dunia pendidikan untuk anak usia dini. “Ijin Prodi kami baru turun tahun 2012,” terang Sumiyati S.Pd., M.Pd. Untuk itulah, pihaknya membawa mahasiswa Prodi PGRA melakukan kunjungan ke TK Negeri 2 Yogyakarta yang sudah memiliki sejarah cukup panjang dan kaya dengan pengalaman. “Salah satu tujuan kunjungan kami kesini adalah untuk menimba ilmu bagaimana tata kelola, manajemen dan kemajuan kurikulum disebuah lembaga pendidikan negeri,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala TK Negeri 2 Yogyakarta, Tri Hariyatni S.Pd.,M.Pd., saat memberikan materi menjelaskan seputar sejarah dan perkembangan TK Negeri 2 Yogyakarta. Sejarah panjang TK Negeri 2 Yogyakarta dimulai tahun 1951 ketika beberapa warga Baciro mendirikan sebuah Taman Kanak-kanak. Dalam perkembagannya TK tersebut juga digunakan tempat praktek Sekolah Guru Taman Kanak-kanak dan Sekolah Pendidikan Guru Negeri 2 Yogyakarta (SPG Negeri 2 Yogyakarta). Tahun 1972 TK ini ditetapkan sebagai TK Teladan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Lalu tahun 1985 TK ini mendapat Surat Keputusan Penegerian dari Mendikbud RI dengan nama TK Negeri 2 Yogyakarta. “Disebut TK Negeri 2 karena dahulu dipakai untuk praktek Sekolah Pendidikan Guru Negeri 2 Yogyakarta,” kata Tri Hariyatni S.Pd.,M.Pd.
Sejarah panjang, perkembangan yang pesat dan banyaknya prestasi siswa dan sekolah menjadikan TK Negeri 2 Yogyakarta sering mendapat kunjungan dari berbagai instansi untuk studi banding. “Disini tidak pernah sepi dengan kunjungan-kunjungan untuk saling berbagi pengalaman,” kata Kepala TK Negeri 2 Yogyakarta. “Bahkan anak-anak sudah sangat terbiasa dengan tamu-tamu yang datang sehingga tidak merasa begitu terganggu belajarnya,” imbuhnya.


Pada bagian akhir Kepala TK Negeri 2 Yogyakarta berharap kunjungan tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. “Mudah-mudahan apa yang diperoleh dari sini akan dapat dikembangkan oleh mahasiswa STAIMAFA, Pati saat benar-benar terjun kemasyarakat sebagai pendidik,” tegasnya.
Share To:

Post A Comment:

0 comments so far,add yours