Senin (15/6), Prodi PGRA Staimafa bekerjasama dengan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, melakukan penandatanganan MoU dalam pengembangan Bahasa Indonesia. Dalam kesempatan itu juga dilakukan sosialisasi dan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI).
Kegiatan ini merupakan upaya Staimafa dalam meningkatkan kualitas dan kepedulian mahasiswa terhadap bahasa Indonesia di tengah lingkungan akademik kampus. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan memupuk sikap positif dan rasa bangga terhadap warisan budaya bangsa Indonesia.
Adalah suatu keprihatinan ketika bahasa Indonesia yang digunakan sebagai bahasa nasional negara, pada perkembangannya kurang dipahami dan digunakan dengan baik di negeri ini khususnya pada peserta didik di banyak lembaga pendidikan Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari hasil rata-rata nilai bahasa Inggris siswa lebih tinggi dibandingkan nilai bahasa Indonesia. Padahal pada prakteknya, Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa pengantar dalam sistem pembelajaran di Indonesia.
“Bahasa Indonesia harus senantiasa dikembangkan agar bangsa Indonesia tidak tercerabut dari akar budaya. Bahasa Indonesia adalah cerminan budaya bangsa, mempelajari dan mengembangkannya merupakan penjagaan terhadap kehormatan bangsa.” Demikian papar Drs. Pardi, M.Hum, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah yang hadir sebagai narasumber acara (Isyrokh).
Share To:

Post A Comment:

0 comments so far,add yours