Program Studi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (PGRA) kembali menerjunkan diri untuk mengabdi kepada masyarakat dengan memberikan pelatihan kreativitas bagi para guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Setelah tahun lalu di Kecamatan Cluwak dan Trangkil, kali ini Kecamatan Tlogowungu menjadi objek selanjutnya. Bertempat di aula Balaidesa Lahar-Tlogowungu, kegiatan ini dihadiri oleh ratusan guru PAUD yang tinggal di sekitar lokasi serta rekan-rekan mahasiswa PGRA IPMAFA pada Minggu (14/2).
Teguh Santoso, selaku narasumber mengungkapkan "Jika seorang pendidik itu harus memiliki kreativitas yang tinggi. Dengan memiliki kreativitas yang bagus, seorang pendidika akan mampu menjadi idola bagi anak didiknya. Terlebih sebagai pendidik di Lembaga PAUD. Anak-anak biasanya suka sesuatu yang unik-unik, yang membuat mereka penasaran", ungkap Dosen PGRA yang juga lulusan ISI (Institut Seni Indonesia) ini.
Dalam pelatihan tersebut mahasiswa diajari seni menggulung kertas yang dikreasikan menjadi macam-macam karya. Misalkan menjadi motif bunga, hewan, pemandangan dan lain-lain.
Para peserta pun terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Apalagi di dalam aula Balaidesa Lahar juga ditampilkan karya-karya seni dari mahasiswa mulai yang berbentuk karikatur rumah, mobil, kapal, dan lainnya.
Selain itu dalam kegiatan tersebut juga ditampilkan pentas seni tari dari mahasiswa PGRA yang mengikuti mata kuliah Estetika Koreografi.
Share To:

Post A Comment:

0 comments so far,add yours