Komunikasi merupakan kunci sukses hubungan antara orang tua dengan anak-anaknya. Dengan komunikasi yang baik, anak-anak akan merasa nyaman berada dalam lingkungan keluarga.

Hal tersebut disampaikan Nur Laeli, saat menjadi pemateri dalam Diklat PAUD berjenjang tingkat dasar yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati, Minggu (20/8/2017).


Bentuk komunikasi ini, lanjut dia, bisa verbal maupun non verbal. Verbal itu melalui pengungkapan kata-kata, sedangkan non verbal seperti pelukan, ciuman, sentuhan, dan lain-lain.

Dua komunikasi tersebut merupakan bentuk komunikasi yang perlu dipupuk dan dilatih kepada anak sejak usia dini.

“Sehingga, sampai kapanpun, “komunikasi kasih sayang” dari kedua orang tua kepada anak-anaknya dapat terus berlangsung, tanpa anak merasa malu, terganggu dan lain-lain,” ujar wanita yang juga menjabat Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (HIMPAUDI) Kabupaten Pati itu.

Lebih lanjut, dalam Diklat yang diikuti oleh mahasiswa dan juga pendidik di lembaga PAUD ini, Laeli menjelaskan, Komunikasi yang baik antara orang tua dengan anak, sangat membantu anak memahami dirinya sendiri, perasaannya, pikirannya, pendapatnya dan keinginan-keinginannya.


peserta diklat dari kalangan mahasiswa dan guru PAUD di Kabupaten Pati.
“Anak dapat mengidentifikasi perasaannya secara tepat sehingga membantunya untuk mengenali perasaan yang sama pada orang lain,” kata Kepala RA Hidayah Tayu itu.

Sumber: Seputar Muria
Share To:

Ahmad Nashiruddin

Post A Comment:

0 comments so far,add yours