Kamis (10/5) mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) memanfaatkan libur tanggal merah dengan praktik dan mengampanyekan permainan-permainan tradisional yang akhir-akhir ini sudah mulai ditinggalkan.
Sumiyati, M.Pd.I selaku dosen pembimbing menjelaskan jika kegiatan ini merupakan sebuah bentuk tanggungjawab dari Prodi PIAUD yang memiliki fokus terhadap pendidikan anak usia dini untuk mengajak para guru PAUD dan orangtua mengenalkan permainan-permainan tradisional kepada putera-puterinya. Hal ini untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap tayangan televisi maupun segala permainan di gadget "tutur dosen yang akrab disapa Bu Atik ini.
Beberapa permainan tradisional yang dipraktekkan seperti sumamanda, dakon, cublak-cublak suweng, bakiak, ular naga dan jamuran.
Permainan-permainan ini menurut Bu Atik memiliki banyak manfaat. Selain untuk melestarikan budaya lokal, permainan tradisional juga dapat meningkatkan kemampuan motorik anak, menjaga kesehatan anak karena banyak bergerak, adanya nilai-nilai sosial seperti gotong royong dan sebagainya.
Share To:

Ahmad Nashiruddin

Post A Comment:

0 comments so far,add yours